Zikir dan Doa ~ aRek WONOSALAM

Sabtu, 09 Juli 2011

Zikir dan Doa

A. Zikir

Apabila kita telah selesai melaksanakan salat fardu yang lima waktu kita disunatkan untuk berzikir dan berdoa. Setelah salat fardu merupakan waktu yang sangat baik untuk berzikir dan berdoa karena kita masih dalam keadaan suci dari hadas dan najis. Namun, kita tidak dilarang untuk berzikir atau berdoa di lain waktu. Dengan demikian, berzikir dan berdoa boleh dilakukan kapan saja dan di mana saja asalkan di tempat yang suci.

1. Pengertian Zikir
Menurut arti bahasa, zikir adalah ingat atau menyebut. Adapun menurut arti istilah, zikir adalah mengucapkan kalimat suci yang dapat menggerakkan hati manusia untuk selalu mengingat Allah swt.
Berzikir ini dapat dilakukan dengan lisan dan hati, seperti ucapan tasbih, memuji, menyanjung, dan menyebut sifat-sifat kebesaran dan keagungan serta sifat kesempurnaan yang dimiliki Allah swt. Oleh karena itu, berzikir kepada Allah swt. merupakan perbuatan yang dapat memberikan ketenangan hati. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur’an surah Ar-Ra’du [ 13 ] ayat 28 yang artinya:“ . . . Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram.” (Ar-Ra’du [13] : 28)
Oleh karena itu, Allah memerintahkan manusia agar selalu berzikir kepada-Nya dengan zikir yang sebanyak-banyaknya, sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur’an surah Al-Ahzab [33] ayat 41, yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya.” (Q.S. Al-Ahzab [33] : 41)
Dengan berzikir, kita diharapkan dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah. Zikir adalah sarana untuk memperkuat kadar keimanan kita kepada Allah swt. Berzikir kepada Allah bukan hanya dengan ucapan sebanyak-banyaknya,melainkan juga dengan perbuatan atau pengamalan yang nyata. Oleh karena itu, ingatlah kepada Allah sebanyak-banyaknya jika kalian ingin mendapatkan kasih sayang Allah swt.

2. Bacaan Zikir
Bacaan zikir yang disunahkan dibaca setelah kita selesai salat wajib adalah bacaan istigfar, tasbih, tahmid, takbir dan tahlil. Adapun urutan membaca zikir setelah salat adalah sebagai berikut.

a. Bacaan Istigfar
Bacaan zikir yang disukai oleh Allah swt. adalah yang diawali dengan membaca istigfar (memohon ampun). Jika kita telah selesai salat disunahkan membaca istigfar sebanyak tiga kali. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi saw.
عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ اِذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلاَ تِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلاَثًا
(رواه مسلم)
ِِArtinya: “Dari Tsauban r.a. katanya: Biasanya apabila Rasulullah saw. telah selesai salat, beliau istighfar (mohon ampun) tiga kali . . . .” (H.R. Muslim)

Bacaan istigfar adalah:
اَسْتَغْفِرُ الله َالْعَظِيْمِ (Astagfirullaahal ‘azhiim)
Artinya: “Saya mohon ampun kepada Allah Yang Mahaagung.”


Selanjutnya, membaca doa berikut ini.
اَللَّهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ يَاذَا الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ
Artinya: “Wahai, Allah! Engkaulah Yang Maha Selamat, dan dari Engkaulah segala keselamatan. Engkau Maha Memberkahi, wahai Dzat Yang Mahaagung, dan Mahamulia.”


b. Bacaan Tasbih
Bacaan tasbih setelah salat dibaca sebanyak 33 kali. Bacaan tasbih adalah:
سُبْحَانَ اللهِ(Subhanallah)
Artinya: “Mahasuci Allah.”


c. Bacaan Tahmid
Bacaan tahmid setelah salat dibaca sebanyak 33 kali. Bacaan tahmid adalah:
اَلْحَمْدُ ِللهِ (Alhamdulillah)
Artinya: “Segala puji bagi Allah.”


d. Bacaan Takbir
Bacaan takbir setelah salat dibaca sebanyak 33 kali. Bacaan takbir adalah:
اَلله ُاَكْبَرُ (Allaahu akbar)
Artinya: “Allah Yang Mahabesar.”


e. Bacaan Tahlil
Bacaan tahlil setelah salat dibaca sebanyak 1 kali. Bacaan tahlil adalah:
لاَ اِلَهَ اِلاَّ الله ُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ.
(Laa ilaha illallahu wahdahu la syarikallahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir)
Artinya: “Tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segalak kekuasaan dan puji, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”(H.R. Muslim)


3. Adab Berzikir Agar kita dapat berzikir dengan baik, perhatikan adab berzikir berikut ini.
1) ketika berzikir disunatkan dengan suara pelan (sir);
2) bersih pakaian dan badan dari hadas dan najis;
3) menghadap kiblat;
4) hendaknya bersikap khusyuk dan tadharu;
5) menggunakan lafal-lafal zikir yang pernah diucapkan Nabi saw.;
6) dalam berzikir hendaknya dimulai dengan memohon ampun kepada Allah swt.


B. Doa 1. Pengertian Doa Menurut arti bahasa, doa adalah menyeru atau memohon pertolongan. Adapun menurut arti istilah, doa adalah permohonan dari seorang hamba terhadap Tuhannya atau permohonan dari seorang makhluk terhadap Khaliknya.
Berdoa merupakan anjuran dari Allah swt. Sebagaimana dijelaskan dalam surah Al-Mukmin [40] ayat 60, yang artinya:” Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu . . . . “ (Q.S. Al-Mukmin [40] :60)
Oleh karena itu, berdoa kepada Allah swt. termasuk suatu ibadah. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi saw. berikut ini.
عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيْرٍ رَضِيَ الله ُعَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اِنَّ الدُّعَاءَ هُوَ الْعِبَا دَةُ
(رواه الاربعة)
Artinya: ”Dari Nu’man bin Basyir r.a. dari Nabi saw. beliau bersabda sesungguhnya doa itu adalah ibadah . . . . “ (H.R. Empat ahli Hadits)
Berdasarkan hadits tersebut jelaslah bahwa doa itu termasuk suatu ibadah. Karena apabila kita telah berdoa berarti kita telah mengakui kerendahan dan kehinaan diri kita di hadapan Allah Yang Mahatinggi, dan Mahamulia tempat kita memohon.


1. Doa Setelah Salat
Apabila kalian telah selesai berzikir, sebaiknya dilanjutkan dengan berdoa. Berdoa ialah memohon kepada Allah secara langsung, untuk memperoleh karunia dan segala yang diridai-Nya serta untuk menjauhkan diri dari kejahatan atau bencana yang tidak dikehendaki. Karena itulah berdoa kepada Allah penting sekali bagi kehidupan seseorang hamba Allah dan bahkan dipandang sebagai ibadah di samping ibadah-ibadah lainnya.
Berikut ini kalian akan mempelajari beberapa doa yang sebaiknya dibaca setelah selesai melaksanakan salat fardu lima waktu.


a. Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat
Sebagai seorang pelajar tentunya kalian ingin memperoleh ilmu yang bermanfaat. Untuk itu, jika kalian selesai melaksanakan salat fardu yang lima waktu hendaknya memohon kepada Allah agar diberi ilmu yang bermanfaat. Berikut ini bacaan doa memohon ilmu yang bermanfaat.
اَللَّهُمَّ عَلِّمْنِى بِمَا يَنْفَعُنِى وَانْفَعْنِى بِمَا عَلَّمْتَنِى اِنَّكَ اَنْتَ الْعَلِيْمُ الْخَبِيْرُ
Artinya: “Ya Allah, ajarilah aku segala hal yang bermanfaat bagiku dan berilah manfaat semua pengetahuan yang telah aku pelajari. Sungguh Engkau adalah zat Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْئَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amal yang diterima.


b. Doa Mohon Kebahagiaan di Dunia dan Akhirat
Salah satu doa yang biasa dibaca oleh Rasulullah saw. setelah selesai salat adalah memohon kebahagiaan dan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat. Bacaan doanya adalah sebagai berikut.
رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka.”


c. Doa untuk Kedua Orang Tua
Tentunya kalian ingin memperoleh predikat anak yang saleh, bukan? Pernahkah kalian mendoakan kedua orang tua kalian? Salah satu ciri anak yang saleh yaitu senantiasa mendoakan ibu dan bapaknya (orang tuanya). Untuk itu, sejak kecil hendaknya kalian membiasakan diri mendoakan ibu dan bapak kalian agar diampuni segala dosanya dan senantiasa disayangi oleh Allah swt. Bacaan doa untuk orang tua adalah sebagai berikut.
رَبِّ اغْفِرْلِى وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيْرًا
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku dan dosa kedua orang tuaku,serta berilah rahmat dan kasih sayang kepada keduanya sebagaimana keduanya memeliharaku sejak kecil.”


d. Doa Mohon Ampun kepada Allah swt.
Dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita tidak akan terlepas dari hal-hal yang mengandung dosa, baik melalui ucapan maupun perbuatan. Untuk itu, kita hendaknya memohon ampun kepada Allah dari segala dosa yang pernah kita lakukan, baik dosa kepada Allah maupun kepada sesama manusia. Berikut ini salah satu doa untuk memohon ampun kepada Allah.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ
Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah berbuat aniaya pada diri kami, dan jika Engkau tidak mengampuni dan memberikan rahmat kepada kami, sungguh kami termasuk golongan orang yang merugi.”


2. Adab Berdoa Sebagaimana berzikir, berdoa hendaknya dilakukan dengan sebaik-baiknya dan khidmat serta memperhatikan adab berdoa. Berikut ini beberapa adab dalam berdoa.
1) Ketika berdoa hendaknya dalam keadaan suci dari hadas dan najis.
2) Berdoa sebaiknya dilakukan dengan perlahan-lahan sehingga tidak terdengar oleh orang lain karena Allah sangat dekat dengan kita.
3) Berdoa hendaknya dilakukan pada saat-saat ijabah doa, misalnya setelah salat, pada saat sujud terakhir dalam setiap salat, baik salat wajib maupun salat sunah, dan salat tahajud.
4) Ketika berdoa hendaknya bersikap khusyuk dan tadharu serta penuh harapan akan terkabulnya doa yang disampaikan.
5) Dalam berdoa hendaknya dimulai dengan memuji atau menyebut nama Allah swt.
6) Sebaiknya menggunakan lafal-lafal doa yang pernah diucapkan Nabi saw.



0 komentar:

SILAHKAN ANDA BERKOMENTAR

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons