WANITA YANG BERUNTUNG ~ aRek WONOSALAM

Rabu, 06 Juli 2011

WANITA YANG BERUNTUNG

Suasana pagi  itu sangat sibuk. jam menunjukkan pukul 8:30 ketika seorang laki-laki tua umur 80-an masuk untuk meminta agar jahitan di ibu jarinya silepas. ia berkata bahwa iasedang terburu-buru karena ada janji pukul 9:00. aku memahami gelagatnya lalu memintanya untuk duduk. aku tahu pekerjaan ini akan memakan waktu lebih dari satu jam sebelum orang lain bisa menemuinya.

aku perhatikan ia melihat jamnya lalu memutuskan untuk dilepas jahitanna. karena saat itu aku sedang tidak sibuk dengan pasien-pasien lain. maka ku teliti lika fi ibu jarinya. ternyata lukanya ataelah sembuh dengan baik, lalu kukatakan pada salah seorang dokter apa yang hendak kulakukan. aku lalu menyiapkan peralatan dan barang-barang yang kuperlukanuntuk melepas jahitan dan membalut lukanya.

sambil merawat lukanya aku terlibat dalam pembicaraan dengannya. aku bertanya apakah pagi ini ia punya janji dengan salah satu seorang dokter disisni karena ia tampa buru-buru. ia menjawab tidak, ia harus pergi kerumah perawatan (nursing home) untuk sarapan bersama istrinya. aku lalu bertanya tentang keadaan istrinya. ia berkata bahwa istrinya menderita Alzheimerdan belum lama dirawat di tempat itu.

sambil mengobrol, kuselesaikan balutan di ibu jarinya. aku bertanya apakah istrinya akan merasakhawatir bahaawa hari ini ia agak terlambat. ia menjawab bhawa istrinya sudah lima tahun tidak lagi mengenalinya.

aku merasa terkejut dan bertanya, "apakah kau pergi kesana setiap hari meski istrimu sudah tidak mengenalimu?"

ia tersenyum, menepuk tanganku lalu berkata, "benar ia tidak mengenaliku, tapi aku kan maengenali nya!"

aku harus menahan tangis haruku ketika ia pergi. aku merenung, "ini adalah jenis cinta yang kuharapkan dalam hidup ku."

sungguh istrinya adalah wanta yang beruntung. sehrusnya kita semua memiliki cinta semacam ini. cinta sejati tidak bersifat jasmani, dan tidak pula bersifat romantis. cinta sejati adalah kesediaan untuk menerima apa adanya. dan kerelaan untuk menerima apa yang telah, apa yang akan dan apa yang tidak akan terjadi.

0 komentar:

SILAHKAN ANDA BERKOMENTAR

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons