Iman kepada Malaikat ~ aRek WONOSALAM

Sabtu, 09 Juli 2011

Iman kepada Malaikat

Makhluk yang diciptakan oleh Allah itu ada dua macam, yaitu makhluk nyata atau yang kelihatan dan makhluk gaib atau makluk yang tidak kelihatan. Makhluk yang nyata antara lain manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, matahari, bulan, bintang, bumi dan lain-lain. Adapun yang termasuk makhluk gaib antara lain malaikat, jin, dan setan.

Malaikat merupakan salah satu makhluk gaib. Artinya, Malaikat juga tidak dapat dilihat, didengar, diraba, dicium, atau dirasakan oleh panca indra. Mereka hidup dalam suatu alam yang berbeda dengan kehidupan alam semesta yang kita saksikan. Tidak ada yang mengetahui tentang perihal keadaan mereka yang sesungguhnya, kecuali Allah SWT. Meskipun malaikat termasuk makhluk gaib, kita wajib mengimaninya. Artinya, kita wajib percaya bahwa Allah telah menciptakan makhluk yang bernama malaikat. Orang yang mengingkari adanya malaikat berarti ia tidak termasuk orang beriman.
Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari nur atau cahaya. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi saw. yang diterima dari Aisyah.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ الله ُعَنْهَا قَالَتْ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ خُلِقَتِ الْمَلاَ ئِكَةُ مِنْ نُوْرٍ (رواه مسلم

Artinya: “Dari ‘Aisyah telah berkata, telah bersabda Rasulullah saw: Malaikat itu diciptakan dari cahaya.” (H.R. Muslim)

a. Sifat-Sifat Malaikat
Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa malaikat adalah makhluk gaib. Kita tidak dapat mengenal bentuknya hanya iman yang menetapkan bahwa malaikat itu ada. Berdasarkan ayat-ayat Al Qur’an dan hadits Nabi saw. kita dapat mengetahui tentang keberadaannya dan sebagian sifat-sifatnya.
Setiap makhluk ciptaan Allah tentu mempunyai sifat-sifat yang sesuai dengan kodratnya. Begitu pula Malaikat mempunyai sifat-sifat yang sesuai dengan kodratnya. Sifat-sifat yang dimiliki Malaikat di antaranya adalah:
1) Malaikat adalah hamba Allah yang mulia;
2) Malaikat tidak pernah durhaka;
3) Malaikat tidak pernah maksiat;
4) Malaikat tidak pernah menentang perintah Allah;
Firman Allah swt. yang artinya:“ . . . yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Q.S. At-Tahriim [66] : 6)
5) Malaikat tidak butuh makan, minum, dan tidur;
6) Malaikat tidak mempunyai nafsu;
7) Malaikat tidak berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.


b. Perbedaan Malaikat dan Manusia
Perbedaan antara Malaikat dan manusia adalah sebagai berikut.
1. Malaikat diciptakan dari cahaya (nur), sedangkan manusia diciptakan dari tanah (thurab).
2. Malaikat tidak dapat dilihat oleh mata manusia, sedangkan manusia dapat dilihat.
3. Malaikat selalu menaati perintah Allah swt., sedangkan manusia ada yang taat ada juga yang tidak taat terhadap perintah Allah swt.
4. Malaikat tidak berjenis kelamin, sedangkan manusia berjenis kelamin laki-laki dan jenis kelamin perempuan.
5. Malaikat tidak diberi hawa nafsu, sedangkan manusia diberi hawa nafsu.
6. Malaikat tidak makan, minum dan berketurunan, sedangkan manusia membutuhkan makan, minum dan berketurunan.

Perlu kita ketahui bahwa jumlah malaikat itu banyak sekali hanya Allah swt. yang mengetahui jumlahnya. Namun, malaikat yang wajib diimani ada sepuluh. Kesepuluh malaikat itu memiliki nama dan tugasnya masing-masing sebagaimana yang dijelaskan dalam Al Qur’an dan hadits Nabi saw.
1. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu dari Allah kepada para nabi dan rasul.
2. Malaikat Mikail bertugas membagikan rezeki kepada semua makhluk dan mengatur alam semesta atas perintah Allah.
3. Malaikat Israfil bertugas meniup sangkakala/terompet pada hari kiamat.
4. Malaikat Izrail bertugas mencabut nyawa semua makhluk.
5. Malaikat Munkar
6. Malaikat Nakir
Kedua malaikat ini bertugas menanya dan memeriksa manusia di alam kubur.
7. Malaikat Rakib bertugas mencatat semua perbuatan atau amal baik manusia.
8. Malaikat Atid bertugas mencatat semua perbuatan atau amal buruk manusia.
9. Malaikat Malik bertugas menjaga neraka.
10. Malaikat Ridwan bertugas menjaga surge.
Sebagaimana kita telah ketahui bahwa malaikat adalah makhluk Allah yang selalu taat melaksanakan perintah Allah swt. Mereka tidak pernah menolak segala perintah Allah. Bahkan di dalam melaksanakan tugasnya malaikat tanpa mengenal waktu. Mereka tidak pernah mengeluh dan merasa letih. Sebagaimana Allah berfirman di dalam Al Qur’an, Surah Al-Anbiyaa [21] ayat 19-20 yang artinya: ”Dan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Dan (malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.Mereka(malaikat-malaikat) bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang.” (Q.S. Al-Anbiya [21] : 19-20)

Kapan saja dan di mana saja malaikat siap melaksanakan tugas yang dibebankan oleh Allah swt kepada mereka. Firman Allah swt. yang artinya: “mereka tidak berbicara mendahului-Nya dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.” (Q.S. Al-Anbiya [21] : 27).
Dalam ayat lain Allah swt berfirman yang artinya : “Mereka takut kepada Tuhan yang (berkuasa) di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka). (Q.S. An Nahl [16]: 50).

0 komentar:

SILAHKAN ANDA BERKOMENTAR

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons